Workshop “Memasuki Pasar Global”

Mahasiswa Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar webinar Workshop Wirausaha bertajuk: “judul kita” yang dilaksanakan pada Rabu, 06 Oktober 2021 pukul 13.00–selesai. Kegiatan ini diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dengan dihadiri 80 peserta. Acara ini dibuka dengan sambutan dan pra materi oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, Drs. Cecep Castrawijaya, M.A., dan mendapat antusias dari peserta webinar.
Seiring berjalannya waktu, persaingan dalam dunia bisnis semakin ketat. Segala hal dilakukan dalam persaingan tersebut, tidak terkecuali dengan melebarkan sayap perusahaan. Hal ini ditengarai oleh pemasaran global yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka memperluas target penjualan memperbanyak konsumen dan meningkatkan keuntungan.
Pemasaran global itu sendiri merupakan pemasaran berkala seluas dunia. Pemasaran seperti halnya dengan ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan selalu mengalami perubahan. Perubahan dalam dunia pemasaran merupakan suatu keharusan lantaran dunia bisnis sebagai induk dari pemasaran terus-menerus berubah menyesuaikan diri dengan kemajuan jaman.
Era globalisasi memberikan pengaruh cukup besar bagi pemasaran dan penumbuhan tantangan- tantangan baru dalam profesi pemasaran masa kini. Pemasaran dituntut untuk dapat memahami bagaimana kejadian-kejadian yang ada di berbagai penjuru dunia mempengaruhi pasar domestic dan peluang pencarian terobosan baru, dan tentu saja bagaimana perkembangan-perkembangan tersebut akan mempengaruhi pola pemasaran perusahaan.
Perusahaan - perusahaan yang ada, sebelum memutuskan untuk berekspansi ke luar negri harus mengetahui beberapa resiko yang akan dihadapi, walau nantinya akan ada beberapa faktor yang menarik dan dapat membuahkan hasil yang bagus untuk perusahaan itu sendiri.Setelah perusahaan memutuskan untuk menjual produknya di pasar luar negeri, perusahaan harus menentukan cara masuk terbaik. Pilihannya adalah mengekspor, joint venture, dan investasi langsung.
