Pelepasan Wisudawan Fdikom  ke-123, Suparto: Jangan Menyerah dengan Keadaan
Pelepasan Wisudawan Fdikom ke-123, Suparto: Jangan Menyerah dengan Keadaan
[caption id="attachment_6887" align="aligncenter" width="900"] Flyer Workshop Digital Broadcast Media (DNK TV)[/caption] Tantangan era digital bagi generasi muda sebagai penerus bangsa dan agen perubahan, tentunya tidak dibolehkan hanyut dengan perkembangannya saja. Maka dari itu, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta bersama Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV) menyelenggarakan workshop bertajuk “How To Be A Broadcaster and Journalist in Digital Era” secara virtual via Zoom Meeting pada Selasa (15/3). [caption id="attachment_6882" align="aligncenter" width="1024"] Narasumber Digital Marketing Specialist, Dandy Hakim Pradana. (DNK TV/Kireina Yuki)[/caption] Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya, Digital Marketing Specialist, Dandy Hakim Pradana, Reporter TV One, Kani Dwi serta beberapa Mahasiswa Fdikom . Dalam sambutannya, Cecep menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting di era digital saat ini. “Saya harap teman semua yang hadir di sini, diharapkan acara ini dapat menjadi bagian yang tidak bisa didapatkan dari materi pada mata kuliah yang ada di kelas. Era digital, era modern, era globalisasi  akan memberikan pemikiran, pengetahuan, dan wawasan dalam rangka memahami dunia internasional melalui teknologi. Media sekarang menjadi bagian yang tidak bisa kita pisahkan,” ucapnya. Pada paparan materinya, Dandy Hakim Pradana menyampaikan materi mengenai digital marketing specialist. Ia menjelaskan bahwa salah satu strategi marketing be present yaitu mencoba untuk hadir di setiap media. “Jadi kita harus hadir di mana pun. Misalnya seperti DNK TV yang punya YouTube, TikTok, Instagram, Twitter, dan platform lainnya. Jadi be present itu ada di mana-mana,” ujar Dandy. Selain itu, ia juga menjelaskan terkait strategi dalam mencapai goals, yaitu dengan memperhatikan tiga poin seperti business goals, marketing goals, dan social media goals. [caption id="attachment_6883" align="aligncenter" width="1024"] Repoter TV One, Kani Dwi. (DNK TV/Kireina Yuki)[/caption] Pemaparan selanjutnya oleh Kani Dwi yang menyampaikan materi mengenai media siaran pers di era digital. Salah satu materi yang disampaikannya ialah terkait teknik menulis siaran pers. “Akan berbeda ketika menulis berita biasa dengan berita yang akan ditayangkan di televisi. Jadi harus menggunakan kata-kata yang cukup menarik untuk bisa didengar dan ditonton,” jelasnya. Ia juga menambahkan terkait penjelasan bahasa jurnalistik dan contohnya, serta beberapa materi lainnya terkait media siaran pers di era digital. Salah satu peserta, Sadam Al-Ghifari menanggapi positif kegiatan ini, menurutnya pendalaman belajar dalam suatu materi merupakan suatu keharusan. Ia juga menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Kegiatan ini sangat menarik untuk diikuti sebagai bagian dari proses belajar, khususnya dalam bidang broadcaster dan jurnalis di tengah era digital yang semakin pesat. Untuk itu, materi dalam kegiatan ini menawarkan pengetahuan, salah satunya terobosan baru dalam kemajuan teknologi seperti halnya digital marketing yang cakupanya sangat luas. Saya sebagai mahasiswa, tentunya harus mau belajar agar bisa menguasai teknologi, bukan teknologi yang menguasai manusia,” ujar Sadam saat diwawancarai oleh Reporter DNK TV pada Selasa (15/3). “Selama berjalannya kegiatan ini, terlihat bagaimana pemateri yang dihadirkan begitu menguasai dan profesional dibidangnya, hal semacam ini sangat disayangkan apabila tidak diikuti. Tentunya  juga perlu diaplikasikan agar pengetahuan yang diberikan oleh pemateri bisa bermanfaat. Karena penguasaan teori dan praktek, harus seimbang,” lanjutnya.  

Reporter Kireina YukiEditor Syaifa Zuhrina

Artikel ini sudah dipublikasikan di web https://dnktv.uinjkt.ac.id/