Tebar Kebaikan Ramadan, DEMA FDIKOM UIN Jakarta Gelar Pesantren Kilat bagi Anak-anak Pemulung di Lebak Bulus
Jakarta — Senin, 9 Maret 2026. Memasuki fase puncak rangkaian program Ramadhan, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (DEMA FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat di Kampung Pemulung, Lebak Bulus. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan program Ramadhan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak sosial secara langsung kepada masyarakat.
Pesantren kilat tersebut dilaksanakan dengan melibatkan para mahasiswa sebagai relawan yang turun langsung berinteraksi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di kawasan Kampung Pemulung. Melalui kegiatan ini, DEMA FDIKOM UIN Jakarta berupaya menghadirkan ruang belajar sekaligus kebersamaan di tengah masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an kepada anak-anak di lingkungan tersebut. Para relawan mahasiswa mengajarkan Iqro dan Al-Qur’an secara langsung kepada anak-anak dengan metode pembelajaran yang sederhana dan interaktif. Selain mengajar, para mahasiswa juga turut membagikan buku Iqro sebagai sarana belajar bagi anak-anak agar mereka dapat terus melanjutkan proses belajar membaca Al-Qur’an.
Suasana belajar berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak terlihat bersemangat mengikuti setiap sesi pembelajaran yang diberikan oleh para relawan mahasiswa. Bagi sebagian dari mereka, kegiatan ini menjadi kesempatan yang berharga untuk belajar membaca Al-Qur’an secara lebih terarah.
Ketua Umum Terpilih DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Muhammad Zidan Ramdani, menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk menghadirkan program Ramadhan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bagian dari fase puncak program Ramadhan DEMA FDIKOM. Kami ingin menghadirkan Ramadhan yang lebih bermakna dengan berbagi ilmu, kebersamaan, dan kepedulian kepada masyarakat. Anak-anak di Kampung Pemulung memiliki semangat belajar yang luar biasa, dan kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Selain kegiatan pembelajaran, para relawan mahasiswa juga melaksanakan kegiatan **berbagi santap berbuka puasa** kepada masyarakat di Kampung Pemulung. Paket makanan berbuka dibagikan secara langsung dari rumah ke rumah kepada warga sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat setempat.
Kegiatan berbagi tersebut dilakukan dengan cara menyapa warga secara langsung dan menyerahkan paket makanan kepada mereka yang ditemui di lingkungan kampung. Cara ini dilakukan agar para mahasiswa dapat berinteraksi secara lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan **buka puasa bersama** antara mahasiswa dan masyarakat Kampung Pemulung. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan yang sederhana namun penuh makna. Para mahasiswa dan warga duduk bersama tanpa sekat, menikmati hidangan berbuka dalam suasana kekeluargaan.
Buka puasa bersama ini menjadi representasi dari nilai kebersamaan di mana semua orang duduk sama rata, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Suasana kebersamaan tersebut menghadirkan kehangatan yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
Wakil Ketua Umum Terpilih DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Kayfin Fathoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam memahami realitas sosial yang ada di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami belajar bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah secara personal, tetapi juga tentang bagaimana kita berbagi dan hadir untuk masyarakat. Interaksi langsung dengan anak-anak dan warga di Kampung Pemulung memberikan pelajaran berharga tentang empati dan kepedulian sosial,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan pesantren kilat ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menumbuhkan nilai kemanusiaan sekaligus mengimplementasikan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penyelenggaraan pesantren kilat di Kampung Pemulung Lebak Bulus ini, DEMA FDIKOM UIN Jakarta berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat setempat, khususnya dalam meningkatkan semangat belajar Al-Qur’an serta memperkuat nilai kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Bagi para relawan mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberkahan Ramadhan tidak hanya hadir melalui ibadah pribadi, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan.
