Pustakawan FDIKOM Mengikuti Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Ke-13
Pustakawan FDIKOM Mengikuti Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Ke-13
Pustakawan FDIKOM UIN JakartaSolo (12/08), Maryulisman, Pustakawan pada Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendapatkan tugas dari Suparto, Dekan FDIKOM untuk menghadiri Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Ke-13 yang dilaksanakan pada 9-11 Agustus 2022 di The Sunan Hotel Solo. Pustakawan FDIKOM UIN JakartaInformasi dari laman KPDI disebutkan bahwa Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) adalah kegiatan berbagi pengetahuan nasional terpadu yang terus diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI bekerjasama dengan perpustakaan daerah dan perpustakaan universitas dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pengelola perpustakaan. di seluruh tanah air terkait dengan perkembangan TIK dan aplikasi teknologi digital perpustakaan dunia. Pertemuan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat akibat perkembangan teknologi informasi dan digital, sehingga perpustakaan dapat terus eksis melalui dunia periode lainnya. Pustakawan FDIKOM UIN JakartaAdapun yang menjadi pemateri konferensi ini adalah Joko Narimo dari Yayasan Tumpi Indonesia. Pembicara Kedua yaitu Riris Marpaung, Chief Executive Officer at GameChanger Studio. Pembicara ketiga yaitu Syaifullah Muhammad, ST, M.Eng., Ph.D, Ketua Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala dan Kepala Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala. Pustakawan FDIKOM UIN JakartaPembicara pertama, Joko menjelaskan Perpustakaan digital dalam percepatan transformasi pengetahuan ke masyarakat pinggiran (marjinal). Pembicara kedua, Riris membahas Pustakawan inovatif dan kreatif mentransformasikan pengetahuan untuk masyarakat produktif. Pustakawan FDIKOM UIN JakartaPembicara ketiga, Syaifullah menyampaikan Sinergitas Masyarakat Desa dan Perguruan Tinggi dalam Ekonomi Berbasis Pengetahuan. Pada Sessi ini dimoderatori oleh Luki Wijayanti yang memberikan kesimpulan mengenai perlunya pengorbanan dan kontribusi dari pustakawan. Luki juga mengharapkan kesabaran dari pustakwan yang tidak muncul di permukaan namun keberadaanya tetap dapat dirasakan oleh instansi. Adapun Sesi Paralel (Call For Papers) dengan beberapa topik, diantaranya:
  1. Perpustakaan digital dalam percepatan transformasi pengetahuan ke masyarakat pinggiran (marjinal)
  2. Pustakawan inovatif dan kreatif mentransformasikan pengetahuan untuk masyarakat produktif
  3. Pengembangan perpustakaan digital untuk layanan inklusif pemustaka difabel
  4. Peran perpustakaan digital dalam percepatan transformasi masyarakat di wilayah pedesaan dan wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) [mar]