Perkuat Kualitas Pembimbing Haji, FDIKOM UIN Jakarta dan MUI DKI Jakarta Matangkan Kerja Sama Sertifikasi
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menggelar rapat koordinasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta terkait penyelenggaraan sertifikasi pembimbing Haji dan Umrah. Pertemuan ini berlangsung di Room Meeting Lantai 2 Gedung FDIKOM pada Kamis (07/05/2026).
Rapat bertujuan untuk menyelaraskan standar kompetensi pembimbing haji di tengah transisi regulasi terbaru, serta memperkuat integritas penyelenggaraan pelatihan.
Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa delegasi MUI DKI Jakarta, Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd., Dr. Robi Nurhadi, M.Si., Muladi Mugheni, P.hd., dan jajaran Dekanat FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam rapat tersebut, pihak FDIKOM menekankan pentingnya integritas dengan mewajibkan seluruh peserta mengikuti kurikulum minimal 64 Jam Pelajaran (JPL) secara penuh tanpa pengecualian. Pelatihan ini bertujuan mencetak pembimbing yang profesional secara fikih maupun layanan, hal ini menjadi krusial mengingat FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan satu kampus di Indonesia yang memiliki otoritas resmi sebagai penyelenggara sertifikasi.
Dekan FDIKOM UIN Jakarta, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si., menyatakan bahwa sertifikasi pembimbing kini merupakan syarat wajib bagi biro perjalanan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Tentunya penyelenggaraan ini bermanfaat sekali, karena untuk menjadi seorang pembimbing haji harus mempunyai sertifikasi pembimbing haji dan umrah, serta menjadi syarat bagi Biro Perjalanan. Sehingga dari sertifikasi ini dapat meningkatkan kepercayaan jamaah kepada Biro Perjalanan atau travel-travel yang mempunyai komitmen meningkatkan kualitas layanan mereka,”ujarnya.

Sebagai penutup, rapat koordinasi ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas melalui MoU di berbagai bidang strategis. Selain fokus pada penyelenggaraan pembimbing haji dan umrah, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan beberapa program antara lain Pendidikan Kader Ulama (PKU). Rapat diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk menindaklanjuti poin teknis dari program-program kerjasama di periode mendatang. (MR)