Penutupan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan III Tahun 2026, 10 Peserta Raih Hasil Terbaik
Tangerang — Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan III Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat (30/1/2026) di Hotel Golden Tulip Essential, Tangerang. Dari total 95 peserta yang mengikuti sertifikasi selama sepekan, sejak 24–30 Januari 2026, sebanyak 92 peserta dinyatakan lulus, dan 10 peserta berhasil meraih predikat peserta terbaik.
Ketua Pelaksana Sertifikasi, Cecep Castrawijaya, menyampaikan capaian tersebut dalam laporan pelaksanaan pada acara penutupan. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya para peserta yang mengikuti kegiatan secara aktif dan penuh komitmen.
“Prestasi yang diraih para peserta terbaik ini bukan sekadar pengakuan, tetapi merupakan bukti kerja keras, kemauan, serta kemampuan mereka selama mengikuti rangkaian sertifikasi,” ujar Cecep.
Sementara itu, Bendahara Umum DPP AMPHURI, Ita Puspitawati Jayadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan sertifikasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat regulasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pelaksanaannya mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Pedoman Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah.
“Alhamdulillah, selama sepekan bapak dan ibu telah mengikuti sertifikasi dengan sangat baik. Berdasarkan profiling yang kami lakukan, hampir seluruh peserta telah memiliki kompetensi yang memadai, bahkan beberapa di antaranya menunjukkan pengetahuan dan keilmuan yang luar biasa,” ungkap Ita.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan DPP AMPHURI.
Sertifikasi ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan AMPHURI di era Kementerian Haji dan Umrah, sementara bagi UIN Jakarta ini sudah pelaksanaan sertifikasi yang ke-3 dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan II Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Rubiyanah, M.A, yang hadir mewakili Dekan, menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sertifikasi ini. Ia menegaskan bahwa sertifikasi pembimbing haji dan umrah merupakan bentuk rekognisi sekaligus dukungan akademik terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah.
“Bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, keterlibatan dalam sertifikasi ini merupakan amanah akademik untuk memberikan penilaian yang objektif, profesional, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Salah satu capaian membanggakan datang dari Sekretaris Program Studi Manajemen Dakwah FDIKOM UIN Jakarta, Abdul Hafiz, menjadi salah satu yang berhasil meraih predikat peserta terbaik dalam Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan III Tahun 2026.
Adapun sepuluh peserta terbaik dalam kegiatan ini adalah:
- Muhammad Ruhiyat Haririe
- Ahmad Ghozali
- Maman Surahman
- Syarifah Azizah
- Akmaluddin Akbar
- Abdul Hafiz
- Joko Prasetyo
- Teuku Otman Trumay
- Cherry Wahyu Hidayat
- Zulfikar Marwan
Selain penghargaan individu, panitia juga memberikan apresiasi kepada kelompok peserta. Kelompok 1 dinobatkan sebagai kelompok teraktif, Kelompok 4 sebagai kelompok dengan presentasi terbaik, Kelompok 3 sebagai kelompok tersolid, dan Kelompok 2 sebagai peraih penghargaan yel-yel terbaik.
Kegiatan sertifikasi ini diharapkan dapat melahirkan pembimbing ibadah haji dan umrah yang profesional, kompeten, serta berintegritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.