Dalam konteks nilai-nilai Islam, manusia tidak hanya diposisikan sebagai pengguna sumber daya alam, tetapi juga sebagai pihak yang memiliki amanah untuk menjaga keseimbangan kehidupan. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian dari aktualisasi nilai keislaman dalam kehidupan mahasiswa.
Ketua Pelaksana PBAK FDIKOM UIN Jakarta, Akbar Zakiy Hidayatullah, mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam PBAK tahun ini sengaja diarahkan pada persoalan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
“PBAK bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa baru mengenal kampus, tetapi juga bagaimana sejak awal mereka memiliki cara pandang terhadap persoalan yang akan mereka hadapi. Teknologi dan ekologi adalah dua hal yang sangat dekat dengan kehidupan generasi hari ini. Karena itu, kami ingin mahasiswa baru tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam menggunakannya dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Akbar.
Menurut Akbar, nilai-nilai Islam menjadi fondasi penting agar perkembangan teknologi dan kehidupan modern tetap memiliki arah. Kemajuan tidak semestinya hanya diukur berdasarkan kecanggihan teknologi, tetapi juga dari sejauh mana teknologi memberikan manfaat bagi manusia dan tidak merusak lingkungan.
Sementara itu, Ketua DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Zidan Ramdani, menilai tema PBAK tahun ini memiliki relevansi dengan tantangan mahasiswa di masa kini.
"Mahasiswa hari ini hidup di tengah perubahan teknologi yang sangat cepat. Kita tidak bisa menolak perkembangan teknologi, tetapi kita harus memiliki kemampuan untuk menggunakannya secara bijak. Pada saat yang sama, kita juga tidak boleh kehilangan kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, menjadi generasi yang bijak berteknologi dan arif berekologi merupakan bagian dari tanggung jawab kita sebagai mahasiswa,” ungkap Zidan.
Zidan menambahkan bahwa mahasiswa FDIKOM memiliki ruang yang strategis untuk menyebarkan gagasan mengenai penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan kepedulian ekologis. Dengan kemampuan komunikasi yang dimiliki, mahasiswa dapat membangun narasi publik yang edukatif serta mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Teknologi harus kita gunakan untuk memperluas kebermanfaatan. Media sosial, misalnya, jangan hanya digunakan untuk konsumsi informasi atau hiburan, tetapi juga bisa menjadi ruang edukasi, advokasi, kreativitas, dan pengabdian. Begitu juga dengan isu lingkungan, mahasiswa harus mampu menjadikan komunikasi sebagai alat untuk membangun kesadaran masyarakat,” lanjutnya.
Antusiasme mahasiswa baru selama rangkaian PBAK pada 28–29 Agustus 2026 menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan. Mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan fakultas dan kehidupan akademik, tetapi juga diajak memahami tantangan sosial yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka sebagai mahasiswa.
PBAK FDIKOM UIN Jakarta 2026 dengan demikian menjadi lebih dari sekadar agenda orientasi mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun fondasi karakter mahasiswa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dan tanggung jawab sosial.
Melalui tema “Bijak Berteknologi dan Arif Berekologi Berlandaskan Nilai-Nilai Islam”, FDIKOM UIN Jakarta mendorong lahirnya generasi muda yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
PBAK menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia akademik sekaligus memahami bahwa kehidupan kampus tidak dapat dipisahkan dari realitas masyarakat. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, mahasiswa dituntut bukan hanya menjadi generasi yang adaptif terhadap teknologi, tetapi juga generasi yang memiliki etika, kepedulian, dan keberanian untuk mengambil peran dalam menghadirkan perubahan.
Dengan semangat tersebut, PBAK FDIKOM UIN Jakarta 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya mahasiswa yang cerdas dalam menggunakan teknologi, arif dalam memperlakukan lingkungan, serta kokoh dalam menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan kehidupan.
Sumber : https://www.serikatpost.com/2026/08/pbak-fdikom-uin-jakarta-dorong-generasi.html