Menggali Ekoteologi di Sekolah: Tim Riset Prodi KPI FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta
YOGYAKARTA — Tim riset Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengawali rangkaian riset lapangan di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menyambangi Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta pada Selasa (28/07/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari riset berbasis Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat) yang berfokus pada analisis dan implementasi narasi ekoteologi di lingkungan pendidikan Islam.
Kehadiran tim riset dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut disambut hangat secara langsung oleh Direktur Utama Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah, M.Pd., beserta jajaran pimpinan sekolah.
Diskusi Strategis dan Penyebaran Kuisioner Riset
Selain mempererat silaturahmi inter-lembaga, agenda utama di Madrasah Mu’allimat diisi dengan diskusi mendalam mengenai pengelolaan komunikasi lingkungan berbasis ajaran Islam serta penyebaran kuisioner penelitian kepada civitas akademika dan pengelola madrasah.
Pemilihan Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta sebagai salah satu destinasi utama riset bukan tanpa alasan. Madrasah ini dinilai menjadi salah satu pionir institusi pendidikan Islam yang secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan (ekoteologi) dalam kehidupan sehari-hari santri dan sistem pengajarannya.
Babe Jamal: Inovasi Ekoteologi Konkret
Salah satu daya tarik utama dalam riset ini adalah keberadaan program unggulan berwawasan lingkungan milik Mu'allimat, yaitu Babe Jamal (Barang Bekas Jadi Amal). Program ini berhasil mengubah potensi limbah dan barang bekas menjadi gerakan kepedulian sosial yang bernilai ibadah.
Melalui gerakan ini, para santri diajarkan bahwa menjaga alam dan mengelola sampah bukan sekadar kewajiban kebersihan, melainkan manifestasi iman dan sarana beramal saleh.
"Madrasah Mu’allimat memberikan contoh nyata bagaimana konsep Ekoteologi diinternalisasikan ke dalam budaya sekolah. Program seperti 'Babe Jamal' menunjukkan bahwa penyiaran dan komunikasi pesan-pesan lingkungan akan jauh lebih efektif ketika dipadukan dengan nilai-nilai spiritual serta tindakan nyata," ungkap Yopi Kusmiati, Ketua Tim Riset Prodi KPI UIN Jakarta.
Melalui data dan hasil diskusi dari kunjungan ini, tim riset Prodi KPI UIN Jakarta berharap dapat merumuskan model dan strategi komunikasi ekoteologi yang ideal untuk diaplikasikan secara lebih luas di berbagai institusi pendidikan Islam di Indonesia. Rangkaian riset dan pengabdian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Yogyakarta ini akan terus berlanjut ke beberapa titik lokasi sasaran lainnya.
