Klinik BPI Gelar Pelatihan Peer Counselor 2026: Membangun Kepedulian Bersama dari Mahasiswa untuk Mahasiswa
JAKARTA – Dalam upaya memperkuat sistem dukungan kesehatan mental dan kepedulian antar-sesama di lingkungan kampus, Klinik Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) menyelenggarakan pelatihan Peer Counselor 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Kepedulian Bersama: Dari Mahasiswa Untuk Mahasiswa" ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 27–28 Juli 2026, bertempat di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Program pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar konseling, komunikasi empatik, serta kepekaan sosial. Melalui peran peer counselor (konselor sebaya), mahasiswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendengarkan, mendampingi, dan memberikan dukungan psikologis awal bagi sesama rekan mahasiswa yang membutuhkan.
Untuk memberikan pemahaman secara komprehensif, Klinik BPI menghadirkan tiga akademisi dan praktisi ahli sebagai narasumber dari elemen dosen program studi yaitu, Ibu Artiarini Puspita Arwan, M.Psi., Bapak M. Jufri Halim, M.Si. dan didampingi oleh Ketua Program Studi, Dr. Nasichah, M.A.
Para narasumber membawakan beragam materi strategis, mulai dari teknik mendengarkan aktif (active listening), etika pendampingan konseling sebaya, hingga manajemen krisis awal dalam konteks dinamika kehidupan mahasiswa.
Kegiatan pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari mahasiswa aktif semester 2 hingga semester 6. Selama dua hari pelaksanaan, peserta tidak hanya menerima paparan teori, tetapi juga dilatih secara langsung melalui simulasi kasus, diskusi kelompok, dan role-play konseling sebaya.
Dengan terselenggaranya pelatihan Peer Counselor 2026 ini, Klinik BPI berharap dapat mewujudkan ekosistem kampus yang lebih inklusif, ramah mental, serta tanggap terhadap berbagai tantangan emosional dan akademis yang dihadapi oleh para mahasiswa UIN Jakarta.
