Klinik BPI Dorong Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Pelatihan "Membangun Kompetensi Penyuluh Profesional"
Klinik BPI Dorong Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Pelatihan "Membangun Kompetensi Penyuluh Profesional"

JAKARTA – Dalam rangka mencetak kader penyuluh agama yang adaptif, berjiwa kepemimpinan tinggi, dan profesional, Klinik Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) menyelenggarakan program Leadership Empowerment for Islamic Extension. Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Kompetensi Penyuluh Profesional" ini digelar pada 29 Juli 2026 di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali calon penyuluh agama Islam dengan keterampilan kepemimpinan (leadership), strategi komunikasi publik, serta penguatan kompetensi teknis di lapangan. Hal ini penting agar para mahasiswa tidak hanya menguasai teori kepenyuluhan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan (agent of change) di tengah masyarakat modern.

Guna memberikan wawasan yang komprehensif dan aplikatif, Klinik BPI menghadirkan empat narasumber dari elemen dosen program studi yaitu, Bapak Abdul Rohman, M.Si., Bapak Muhtar Mochamad Solihin, M.Si., Ibu Dra. Rini Laili Prihatini, M.Si. dan didampingi oleh Ketua Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Dr. Nasichah, M.A. Para narasumber memaparkan materi strategis seputar kepemimpinan transformatif, etika profesi penyuluh, pemanfaatan media digital dalam dakwah kepenyuluhan, hingga manajemen program bimbingan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung intensif dan diikuti oleh mahasiswa aktif BPI dari semester 2 hingga semester 6. Para peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi interaktif, studi kasus, dan pembentukan strategi kepemimpinan kelompok.

Melalui program Leadership Empowerment for Islamic Extension ini, Klinik BPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus berkomitmen mendampingi mahasiswa agar siap menjadi penyuluh agama profesional yang unggul, berintegritas, dan tanggap terhadap dinamika sosial masyarakat.