KAPRODI KPI UIN JAKARTA LAKUKAN PKM INTERNASIONAL KE ARAB SAUDI
Di penghujung tahun 2025, Ketua Program Studi (Kaprodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Negara Arab Saudi. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan kolaborasi antara UIN Jakarta, UIN Mataram, UIN Syekh Maulana Hasanuddin Banten, Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimi Situbondo, dan Saudi Electronic University.
Kegiatan PkM dilakukan di lima tempat, yaitu di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), Sekolah Indonesia Jeddaj (SIJ), Sekolah Indonesia Makkah (SIM), Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Fatayat Nahdhatul Ulama (NU), dan Komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Madinah. Kegiatan yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) ini, mendapatkan penerimaan yang sangat baik dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan Arab Saudi. Pihak atdikbud tidak hanya memberikan support, tetapi juga memfasilitasi kegiatan tersebut, dan memediasi komunikasi antara tim PkM dengan pihak Sekolah Indonesia yang berada di Saudi. Dalam sambutannya, Prof. Irfan, sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan Arab Saudi, menyambut baik kegiatan PkM ini, dan berharap kegiatan ini akan dapat terus berlanjut setiap tahun, dan dilakukan oleh Dosen ataupun Mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Indonesia.

Mengangkat tema “Dari Rentan Menjadi Resilien di Era Digital: Penguatan Literasi Media Bagi Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi”, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan ketahanan digital Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi melalui penguatan literasi media, keamanan digital, dan pemanfaatan aset komunitas berbasis pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi dalam menghadapi dinamika ekosistem digital, khususnya terkait dengan kerentanan terhadap misinformasi, disinformasi, serta risiko keamanan digital.

Adapun sasaran utama dari kegiatan Pk Mini yaitu para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, khususnya yang berdomisili di Riyadh, Jeddah, Mekkah, dan Madinah. Kelompok ini diprioritaskan karena memiliki kerentanan tinggi terkait akses informasi, pendidikan keluarga, serta pendampingan sosial-kultural di negara penempatan. Melalui program ini, PMI diharapkan memperoleh peningkatan kapasitas, literasi, dan dukungan dalam isu-isu strategis yang relevan dengan kehidupan mereka.
Pihak sekolah Indonesia, baik yang berada di Riyadh, Jeddah, ataupun Makkah juga menyambut baik program ini, dan memfasilitasi pertemuan tim PkM dengan para Guru yang termasuk dalam kategor PMI profesional. Keterlibatan para Guru atau Tenaga Pendidik ini dianggap penting, karena sekolah menjadi ruang edukasi yang mempengaruhi pola asuh, nilai-nilai keluarga, serta interaksi sosial diaspora Indonesia. Guru dan orang tua siswa akan diperkuat dalam aspek literasi digital, pendidikan nilai, dan perlindungan anak.
Secara khusus, fokus program diarahkan pada tiga bidang utama, yaitu penguatan literasi media bagi PMI, penguatan keamanan digital (digital safety & protection), dan pemanfaatan aset komunitas untuk pembelajaran berkelanjutan atau Asset-Based Community Development (ABCD)

