FDIKOM, Puji Taklim Al-Quran dan DW Persatuan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Khotmu dan Nuzul Al-Quran

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi menjalin kerjasama dengan Pusat Kajian Taklim Al-Quran dan Dharma Wanita Persatuan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam bentuk Webinar Khotmu dan Nuzul al-Quran. Kegiatan dilaksanakan hari Kamis, 29 April 2021 Pukul 13.00-15.00 dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan Live You Tube. Peserta yang hadir mencapai 135 partisipan terdiri dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Wakil Rektor, Kabiro, Kepala Lembaga, Dekan, Dosen dan mahasiswa. Tema kegiatan: Aktualisasi Nilai-Nilai Al-Quran di Lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara dipandu Musfirah Nurlaily, MA. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Rayhan Farisy Yasir, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Dakwah dirigen Fauziah Muslimah, M.I.Kom. Sambutan Ketua Puji Taklim Al-Quran Dr. Faizah Ali Syibromalisi, MA, sambutan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA, Khotmu al-Quran dipimpin Dr. Hasani Ahmad Said, MA, Taushiyah oleh Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, MA dan Closing Statemen Dekan Fdikom Suparto, M.Ed, Ph.D.




Menurut Faizah Ali Syibromalisi tujuan diselenggarakan Khotmu dan Nuzul al-Quran sarana bersilaturrahim, menumbuhkan budaya membaca al-Quran, mendoakan civitas akademika UIN yang sedang sakit dan sudah wafat dan membumikan nilai-nilai al-Quran. Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyampaikan empat hal: Pertama, Ucapan terima kasih kepada narasumber, panitia dan semua pihak yang mensukseskan acara. Kedua, Kegiatan ini adalah acara resmi peringatan Nuzul al-Quran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ketiga, tema yang diangkat sangat mulia dan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai al-Quran tidak hanya sekedar dibaca tapi merealisasikan semua aspek dan nilai yang terdapat dalam al-Quran, seperti toleransi, ilmu pengetahuan, pemanfaatan waktu dan akhlak mulia. Keempat, keunggulan al-Quran sebagai kitab suci adalah segi otentisitas dan orisinalitasnya yang divisualisasikan oleh Rasulullah SAW, karena akhlak Rasulullah adalah al-Quran.


Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, MA dalam taushiyahnya menyampaikan bahwa peringatan Nuzul al-Quran ini sangat penting. Al-Quran adalah mukjizat yang kekal abadi, al-Quran adalah Syafaat bagi yang membacanya, al-Quran tidak akan pernah selesai dan tuntas dikaji karena kedalaman dan keluasan makna yang dikandungnya, menjadi syifa (penyembuh) dari berbagai penyakit, rahmat dan petunjuk, dan berlimpah pahala bagi yang membacanya.
Kegiatan Khotmu dan Nuzul al-Quran diakhiri dengan Closing Statemen Dekan Fdikom Suparto, M.Ed, Ph.D. Esensi hidup adalah mengemban amanat Khalifatullah. Jabatan yang merupakan amanah harus dijalankan dengan mengaktualisasikan nilai-nilai al-Quran. Ucapan terima kasih kepada narasumber, Puji Taklim al-Quran dan dharma Wanita Persatuan UIN Sayarif Hidayatullah Jakarta. (Zak)