fdikom mengadakan Coffee Morning dan Pelepasan Pegawai
fdikom mengadakan Coffee Morning dan Pelepasan Pegawai

Tepat tanggal 1 Juli 2020, Junaedah, salah satu pegawai di lingkungan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi memasuki masa purnabakti (pensiun) setelah sejak tahun 2010 bertugas di fakultas dakwah.

acara pelepasan Junaedah dilakukan berbarengan dengan acara coffee morning dengan agenda koordinasi kerja fakultas.

Dekan dalam sambutannya mengatakan bahwa acara coffee morning bertujuan sebagai wadah untuk melakukan koordinasi kerja semua komponen di fakultas dakwah dan ilmu komunikasi.

Disela sambutan Dekan menyampaikan beberapa pantun seperti “Berjalan ke Bantimurung untuk melihat indahnya air terjun, hari ini perasaan menjadi murung karena kita akan melepas Ibu Jun.” Langsung disambut riuh “cakeeeeep” dari semua yang hadir.

Dekan mengatakan “kita sering agendakan acara coffee morning untuk menjalin sinergi antara pegawai dan komponen di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi”

Dalam forum ini Dekan juga menyampaikan bahwa Fakultas Dakwah akan menerima mahasiswa baru sebanyak 800 mahasiswa. Belajar dari pengalaman tahun lalu yang dalam penerimaan menambahkan kuota sebanyak 25% dari angka 800, namun disampaikan oleh dekan biasanya yang daftar ulang tidak semua. ternyata 100 persen daftar ulang semua. sehingga perombakan jadwal mengajar tidak dapat dihindari. Tahun ini kita tidak akan menambah kuota. Kita juga dari kemaren menerima permintaan penurunan UKT karena dampak Covid-19. Kita melaksanakan ujian skripsi 94% semua angkatan diwisuda dan Fakultas Dakwah menyumbang jumlah terbanyak. semoga di sisa semester ganjil kita sudah menghabiskan sisa tahun akademik 2013. Yang dapat dibantu harus dibantu tapi yang tidak bisa jangan dipaksakan. target kita setiap wisuda diusahakan 100 orang.

Terkait dengan kesannya dengan Junaedah, Dekan menyampaikan bahwa fakultas sangat kehilangan bu Jun karena bu Jun yang sangat memahami tentang kenaikan pangkat dan lain-lain. Meski akan purnatugas sudah banyak dosen yang akan tetap meminta bantuan bu Jun untuk membantu. Pesan dekan, tu’asyiruuu kal ikhwan.. wa tu’ammiluu kal aghroob”…Bergaulah seperti saudara dan bekerjalah seperti orang asing (profesional)

Atas nama pimpinan, Dekan menyampaikan terima kasih dan mohon maaf.

Dalam sambutan pelepasan bu Junaedah menyampaikan, “sebenarnya saya malu mendapat acara pelepasan ini. mengenang awal ke fakultas dakwah banyak yang mengira saya orangnya judes, tidak ramah dan lain. saya memang begini orangnya, khas Sulawesi Selatan (Makasar). Orangnya ceplas ceplos. Tidak semua orang memahami karakter saya. sehingga salah paham. Hari ini saya sedih, karena semua orang di fakultas baik semua orangnya dan sedih untuk berpisah dengan bapak ibu semua”.

Acara pelepasan dikemas dengan penuh kekeluargaan dan keharuan. Lily Musfiroh, M.Si sebagai pembawa acara pelepasan menyampaikan banyak pantun penuh pesan dan motivasi kepada bu Jun agar meskipun telah purnabakti tapi semoga kekeluargaan dengan fakultas dakwah akan abadi. Dalam acara ini juga ditampilkan video pesan dan kesan dari semua pimpinan (dekanat dan kabag/kasubag), serta testimoni dari para dosen yang selama ini dibantu oleh bu Jun dalam proses kenaikan pangkat dan bahkan seputar resep membuat coto Makasar oleh Bu Lily, dan membuat pisang Ijo oleh bu Umi Musyarofah.

“Selamat menjalani masa purnabakti, selamat menempuh hidup baru bu Junaedah….” (sn/ mar)