FDIKOM Inisiasi Pembentukan Pusat Konseling Islam (PUSLAKIS)
FDIKOM Inisiasi Pembentukan Pusat Konseling Islam (PUSLAKIS)

Meeting Room, Lt. 2 (Jum’at, 19 Oktober 2021): Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengundang tim dosen yang tergabung dalam kelompok inisiator pendirian Pusat Layanan Konseling Islam (PUSLAKIS) di lingkungan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hadir dalam rapat, Dekan Fakultas Dakwah, Suparto, M.Ed., Ph.D.; Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Siti Napsiyah; Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Dr. Sihabuddin Noor; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Drs. Cecep Castrawijaya, M.A; Ketua tim dosen kelompok kerja, Dr. Nasichah Asyari, Kepala Tata Usaha, dan tim dosen.

Suparto, dalam sambutan sekaligus membuka rapat menyampaikan bahwa inisiatif untuk mendirikan atau membentuk Pusat Layanan Konseling Islam (PUSLAKIS) ini didasarkan pada kesadaran bersama terhadap tuntutan dalam instrument akreditasi, bahwa layanan mahasiswa harus meliputi aspek akademik dan aspek non akademik (social & psychosocial aspect). Dekan juga menyampaikan bahwa banyak di antara mahasiswa mengalami masalah psikososial yang berdampak pada tidak tercapainya tuntutan mahasiswa lulus tepat waktu.

Rapat berlangsung sangat dinamis dan partisipatif yang dipandu langsung oleh Wadek Bidang Akademik, Siti Napsiyah. Ia menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan bersama untuk menyatukan dan menyamakan persepsi antara pimpinan fakultas dengan tim dosen yang memiliki komitmen dalam mendirikan Pusat Layanan Konseling Islam di lingkungan fakultas. Kehadiran lembaga ini tidak hanya untuk tujuan layanan konseling dan pendampingan bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan di lingkungan FDIKOM. Selain itu, tujuan dibentuknya lembaga ini untuk memfasilitasi setiap dosen yang terlibat agar dapat direkognisi sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, Ketua tim dosen, Dr. Nasichah menyampaikan paparan terkait PUSLAKIS ini yang meliputi aspek latar belakang dan tujuan, nama lembaga/pusat, struktur dan bidang kerja. Ia juga menyampaikan bahwa apapun nama yang akan ditetapkan nanti semoga dapat menjadi wadah bagi dosen untuk mendampingi mahasiswa atau dosen serta tenaga kependidikan yang membutuhkan layanan konseling Islam. Ia mengutip dalil “Allah akan menolong hambanya, selama hamba tersebut mau menolong sesamanya/saudara sesama manusia”.

Di akhir rapat semua berkomitmen untuk menyegerakan pusat ini dibentuk. Wakil Dekan II, Dr. Sihabuddin Noor menyampaikan dukungannnya bahwa lembaga ini akan segera di-SK kan oleh dekan. Selain itu, Wadek III, Drs. Cecep Castrawijaya menyampaikan bahwa di FDIKOM banyak data mahasiswa yang mengalami depresi, stress, dan gangguan mental psikologis lainnya yang berdampak pada menurunnya performa mereka dalam kuliah.*(SN/MAR)