Dosen KPI UIN Jakarta Perkuat Literasi Digital Santri Pesantren Al-Ghuroba Sorong, Tekankan Penggunaan Media Sosial yang Sehat dan Aman
Dosen KPI UIN Jakarta Perkuat Literasi Digital Santri Pesantren Al-Ghuroba Sorong, Tekankan Penggunaan Media Sosial yang Sehat dan Aman

SORONG, 31 Oktober 2026* – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, melaksanakan kegiatan penguatan literasi media digital bagi para santri Pondok Pesantren Al-Ghuroba, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan ini mengangkat pentingnya pengembangan literasi melalui media digital yang sehat dan aman. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran santri dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara bijak, produktif, serta bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen PkM menyampaikan bahwa literasi digital merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki setiap santri di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial. Santri tidak cukup hanya mampu mengakses berbagai platform digital, tetapi juga harus memiliki kecakapan untuk memahami, memilah, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat.

Tim dosen juga menekankan bahwa media digital memiliki dua sisi yang perlu dipahami secara seimbang. Di satu sisi, media digital memberikan banyak manfaat, seperti memperluas wawasan keislaman, memperoleh sumber pengetahuan, mengembangkan kreativitas, membangun jaringan komunikasi, serta menyebarkan pesan-pesan kebaikan dan dakwah Islam.

Namun, di sisi lain, penggunaan media digital tanpa pengetahuan dan kehati-hatian dapat menimbulkan berbagai risiko. Di antaranya penyebaran berita bohong (hoaks), penipuan daring, perundungan siber (cyberbullying), pencurian data pribadi, penyalahgunaan identitas, hingga berbagai bentuk kejahatan digital yang dapat merugikan masyarakat.

"Setiap santri perlu memiliki kemampuan literasi digital yang baik. Jangan sampai kemajuan teknologi justru membawa dampak negatif karena digunakan tanpa pengetahuan dan kehati-hatian. Santri harus mampu mengambil manfaat positif dari media digital sekaligus memahami berbagai risiko yang dapat mengancam keamanan diri maupun orang lain," demikian pesan yang disampaikan tim dosen dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, tim PkM mengingatkan bahwa santri sebagai generasi muda dan bagian dari masyarakat digital harus memiliki tanggung jawab dalam setiap aktivitas di ruang maya. Sikap kritis terhadap informasi, menjaga etika komunikasi, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta melindungi data pribadi merupakan bagian penting dari perilaku digital yang sehat dan aman.

Para santri juga didorong untuk menjadikan media digital sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan penyebaran nilai-nilai keislaman yang moderat dan menyejukkan. Dengan demikian, teknologi tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran, dakwah, dan pengembangan potensi diri.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, dosen KPI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupaya menghadirkan pengetahuan akademik secara langsung di tengah masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan pesantren.

Melalui program tersebut, diharapkan para santri Pesantren Al-Ghuroba Kabupaten Sorong semakin memiliki kesadaran, kecakapan, dan tanggung jawab dalam menggunakan media digital. Santri diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang cerdas, kritis, beretika, serta turut menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat.

*Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi, melainkan kemampuan menjaga diri, menyaring informasi, dan menebarkan kebaikan melalui ruang digital.*

 

T