
JEDDAH -- Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Arab Saudi pada 29 Oktober hingga 10 Nopember 2022.
Koordinator Pengabdian kepada Masyarakat PPM UIN Jakarta, Deden Mauli Darajat, mengatakan bahwa pengabdian dosen di Arab Saudi difokuskan di Sekolah Indonesia Mekkah dan Sekolah Indonesia Jeddah.
"Para dosen juga mengisi pengajian di masyarakat Indonesia di Mekkah," kata dosen Program Studi Jurnalistik FDIKOM tersebut.
Dekan FDIKOM UIN Jakarta, Suparto, menuturkan bahwa kiprah dosen dalam berbagai bidang baik nasional maupun internasional akan meningkatkan sisi rekoginsi personal maupun institusional. "Hal ini tentu akan menambah aspek kinerja dan mutu fakultas," ujar Suparto.
Para dosen FDIKOM yang melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Arab Saudi adalah, Ade Rina Farida (Prodi KPI), Nasichah (Prodi BPI dan Sekprodi S2 KPI), Nuriyah (Prodi S2 MD), Musfirah Nurlaili (Prodi Jurnalistik), dan Deden Mauli Darajat (Prodi Jurnalistik).
Pengabdian kepada masyarakat oleh dosen UIN Jakarta dengan program pelatihan jurnalistik, pelatihan pengurusan jenazah, seminar kebangsaan moderasi beragama, pelatihan konseling.
Kepala Sekolah Indonesia Jeddah, Sutikno menyambut hangat dengan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat oleh dosen FDIKOM. "Program ini sangat baik untuk para siswa dan guru di sekolah kami," tandas Sutikno.
Wakil Kepala Sekolah Indonesia Mekkah, Mubarok, mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari pendidikan untuk para siswa dan guru di sekolah kota Mekkah tersebut. "Tentu kedatangan para dosen menambah ilmu dan pengetahuan yang baru di sekolah kami," ungkap pria kelahiran Kota Mekkah.
Sementara itu Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh Arab Saudi, Badrus Sholeh, mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen UIN Jakarta. "Kami berterima kasih bahwa para dosen sudah berbagi ilmu dan pengetahuan di Arab Saudi," kata Badrus.