Mahasiswa UIN Jakarta Prodi Manajemen Dakwah Meraih Juara 1 Kapal Pemuda Nusantara DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang
Mahasiswa UIN Jakarta Prodi Manajemen Dakwah Meraih Juara 1 Kapal Pemuda Nusantara DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang

Rafi Sya’ban Alfaridzi, mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, baru-baru ini terpilih sebagai Pemuda Prestasi dalam program Kapal Pemuda Nusantara yang merupakan salah satu program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Satu pemuda asal Kecamatan Cisoka, Rafi Sya’ban Alfaridzi, berhasil mengharumkan nama daerahnya dalam ajang Kapal Pemuda Nusantara Tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025. Dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang, Sya’ban meraih posisi sebagai juara 1 Kapal Pemuda Nusantara Kabupaten Tangerang.

“Kali ini saya lebih dari siap mengemban tanggung jawab untuk turut mengenalkan Banten ke khalayak nasional maupun internasional, tentang potensi yang dimiliki Banten, karena potensi-potensi yang ada di Banten itulah yang harus dikenal, yang pada gilirannya akan terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Banten dan Indonesia di masa yang akan datang,” ungkap Sya’ban.

Kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. KPN merupakan kegiatan yang mempertemukan pemuda Indonesia untuk belajar dan bersama-sama mengembangkan potensi maritim Indonesia.

Kapal Pemuda Nusantara (KPN) secara resmi diluncurkan pada tahun 1987 oleh Departemen Pendidikan Nasional untuk melaksanakan penyiapan mental ideologi dan ilmu pengetahuan serta teknologi para tokoh muda. Sejak tahun 2004 program ini dilanjutkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan dipraktikkan sebagai program rutin tahunan hingga saat ini. Selain KEMENPORA RI sebagai lembaga pelaksana utama, program ini juga diberdayakan oleh Markas Besar TNI Angkatan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, bersama dengan unsur-unsur yang didesentralisasikan ke daerah.

Sya’ban mengungkapkan bahwa motivasinya untuk menjadi Pemuda Prestasi Kabupaten Tangerang berasal dari keinginannya untuk berkontribusi dalam pengembangan bidang kepemudaan dan kemaritiman, khususnya bagi pelajar ataupun mahasiswa di daerah sekitarnya.

"Alhamdulillah, setelah mengikuti seleksi yang sangat ketat pada pemilihan pemuda prestasi tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025 yang diikuti oleh 92 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang, saya masuk juara 1 dengan nilai tertinggi bidang Kapal Pemuda Nusantara Tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025, berhasil mengharumkan nama Kecamatan Cisoka dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada momentum Kegiatan Seleksi Pemuda Prestasi Tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DISPORABUDPAR) Kabupaten Tangerang," ujar Sya’ban.

Ajang ini diikuti oleh 92 peserta dan dilaksanakan berlangsung di Yasmin Hotel Karawaci, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 20 Maret 2025. Proses seleksi yang harus dilalui pun tidak mudah, mencakup seleksi administrasi, tes tulis, tes wawancara, serta uji bakat. Selain itu solusi dari Rafi Sya’ban Alfaridzi, untuk bisa lolos menjadi delegasi Kapal Pemuda Nusantara yang mewakili Kabupaten Tangerang, seseorang harus mengikuti berbagai tes, baik tes kepemudaan, agama, seni, dan budaya.

Melalui perjalanan yang inspiratif, Sya’ban tidak hanya berfokus pada akademis, tetapi juga aktif dalam berbagai Organisasi/Lembaga/Instansi di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Terlebih daripada itu, Sya’ban juga merupakan Regional Director Duta Pariwisata Banten.

“Selain menjadi mahasiswa yang aktif di berbagai kegiatan baik di dalam kampus maupun di luar kampus, saya juga turut aktif untuk mencari pengalaman di beberapa perusahaan dan sekolah swasta untuk sebagai tempat internship,” ujar Sya’ban.

Rafi Sya’ban Alfaridzi pun mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia mengakui bahwa persaingan di kompetisi ini sangat ketat dan menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.

Sya’ban menekankan bahwa pemuda harus menjadi agen perubahan yang aktif dengan cinta Tanah Air dan kepedulian terhadap sesama. Sya’ban juga menyoroti pentingnya keterlibatan komunitas luar dalam program-programnya.

Partisipasi aktif dari masyarakat dan komunitas akan sangat berpengaruh pada keberhasilan program-program yang ia usung.

“Saya berencana mengajak komunitas dan masyarakat dalam menyukseskan program kerja saya, khususnya di program kegiatan tentang kepemudaan, kemaritiman, serta kepariwisataan. Karena hal ini adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sya’ban berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda khususnya di Kecamatan Cisoka dan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Saya berharap prestasi yang saya raih ini bisa menginspirasi dan memotivasi teman-teman pemuda khususnya di Kecamatan Cisoka dan kampus UIN Jakarta sehingga bisa ikut serta mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045,” pungkasnya.

Terakhir, Sya'ban membahas tentang nilai mimpi dan kontribusi. Ia mengatakan bahwa ini adalah salah satu hal terbesar yang pernah dicapainya. Namun, ini bukan sekadar rasa bangga, tetapi tanggung jawab yang akan saya pikul cukup besar,” tutupnya.

“Jangan pernah merasa sendiri atau dilupakan, mari kita berkumpul dan bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih cerah,” serunya. Ia yakin bahwa dengan bersatu, pemuda dapat mencapai impian bersama.